Rabu, 13 Juni 2012

Function Point


Function point (FP) adalah metode salah satu metode pengukuran volume software. Volume software dapat berguna untuk perencanaan sumber daya, biaya, dan durasi saat pengembangan software. Pengukuran volume software dilakukan berdasarkan pada skala kompleksitas pada software. Selain berguna untuk perencanaan sumber daya, biaya dan durasi, bagi pengembang, menghitung software berguna untuk mengevaluasi kualitas produk dengan cara membandingkan volume sistem dengan banyaknya error (Error-count) dalam software yang di kembangkan.

Keunggulan


Keunggulan  metode Function Point ini adalah kemampuannya untuk menyediakan perkiraan volume proyek dalam bentuk sumber daya pengembangan yang dibutuhkan, sebelum proyek tersebut berjalan. Penggunaan metode ini juga dapat mencegah atau mengurangi resiko dari kesalahan manajerial karena kesalah pahaman pada perencanaan biaya proyek.

Perhitungan


 Perhitungan metode ini didasarkan pada ukuran banyak dan kompleksitas fungsi yang diinginkan dalam proyek. Function point harus dihitung melalui dokumentasi requirement fungsional sistem. Metode ini terdiri dari banyak varian yaitu terdapat pada langkah atau tahapan yang ada maupun pada isi dari tiap tahapan. Berikut adalah tahapan-tahapan perhitungan




Langkah 1: Menghitung Crude Function Points (CFP)


Jumlah dari komponen fungsional sistem pertama kali diidentifikasi dan dilanjutkan dengan mengevaluasi kuantitasi bobot kerumitan dari tiap komponen tersebut. Perhitungan CFP melibatkan 5 komponen :
·         Jumlah macam apliaksi input
·         Jumlah macam aplikasi output
·         Jumlah macam aplikasi query online/ inquiry
·         Jumlah macam file/table logic yang terlibat
·         Jumlah macam interface eksternal

Langkah 2 Menghitung Relative Complexity Adjustment Factor (RCAF)


RCAF berfungsi untuk menghitung kesimpulan kompleksitas teknik dari suatu sistem software dari subjek prespektik yang berpengaruh. Subjek-subjek yang dinilai ialah sebagai berikut :
  • ·         Kompleksitas kehandalan backup atau recovery
  • ·         Kompleksitas komunikasi data
  • ·         Kompleksitas pemrosesan terdistribusi
  • ·         Kompleksitas kebutuhan kinerja
  • ·         Kebutuhan lingkungan operasional
  • ·         Kebutuhan knowledge pengembang
  • ·         Kompleksitas updating file master
  • ·         Kompleksitas instalasi
  • ·         Kompleksitas aplikasi input, aoutput, query online, dan file
  • ·         Kompleksitas pemrosesan data
  • ·         Ketidak mungkinan penggunaan kembali kode-kode yang akan dibuat (non-reuseable)
  • ·         Variaso organisasi pelanggan
  • ·         Kemungkinan perubahan atau fleksibilitas
  • ·         Kebutuhan kemudahan penggunaan
Penilaian dilakukan dengan skala pengukuran, berikut adalah contoh form perhitungan RCAF



Langkah 3 Menghitung Function Point


Setelah selesai perhitungan RCAF, langkah terakhir adalah menghitung nilai Function Point. Nilai FP  untuk sistem software yang diberi penilaian dihitung berdasarkan hasil dari tahap 1 dan 2 yang dimasukkan ke dalam persamaan berikut :

FP = CFP x (0.65 + 0.01 x RCAF)

Referensi :
M Dedi Iskandar, Kusrini, Implementasi Metode Function Point untuk Mengukur Volume Software

Tidak ada komentar:

Posting Komentar